Rabu, 22 Agustus 2018

Nonton Asian Games, Via BBM Saja

  •  Nonton Asian Games,

  •  Via BBM Saja

Logo Emtek dan BlackBerry Messenger
Photo :
  • www.emtek.co.id

VIVA – Momentum demam Asian Games 2018 dimanfaatkan BBM dengan menghadirkan fitur baru yang menarik bagi pengguna.
BBM merupakan salah satu official broadcaster Asian Games bersama EMTEK. 
pengguna dengan fleksibel memantau perkembangan pertandingan di Asian Games tanpa perlu menonton televisi, cukup memantau lewat layar perangkat mobile saja.
pengguna BBM akan mendapatkan perkembangan berita dan video terbaru yang meliputi persiapan atlet, cuplikan pertandingan pilihan dan komentar setelah pertandingan.
Tidak perlu menonton televisi untuk menyaksikan pertandingan olahraga favorit, karena telah di hadirkan Asian Games di smartphone Anda dengan menyajikan pertandingan secara live streaming di BBM," tulis BBM dalam keterangannya.
Bisa mudah menonton Vidio, LIve TV dan Asian Games di Group Chat, yang menampung hingga 300 anggota.
Untuk memulai fitur-fitur tersebut, pilih menu Asian Games dari Discover atau dari attachement panel di dalam layar chat. Kemudian, pilih video yang mau disaksikan bersama teman dalam layar chat, lalu pilih Send to Chat. 

Selasa, 14 Agustus 2018

Aplikasi baru "yukk" untuk Belanja Online Dan Offline

  • Aplikasi Lokal Ini  Bisa Gabungkan Belanja Online dan Offline

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
Aplikasi Yukk.
Photo :
  • https://yukk.co.id/
Aplikasi Yukk.
VIVA –
Yukk merupakan aplikasi agregator buatan anak bangsa yang hadir dengan tujuan memudahkan pengguna atau User melakukan transaksi nontunai ketika belanja.
menciptakan ekositem Omni channel, yaitu menggabungkan dunia digital dan fisik.
caranya cukup memindai kode QR yang terdapt di outlet. Lalu, pengguna sudah bisa menyelesaikan transaksi sekaligus mendapatkan promo seperti potongan harga.
Dengan demikian, pengguna akan merasakan pengalaman yang berbeda ketika berbelanja dari Aplikasi Yukk.

Senin, 06 Agustus 2018

Nonton Video Instagram dan YouTube Bisa dari WhatsApp

  • Nonton Video Instagram dan YouTube Bisa dari WhatsApp

Logo aplikasi WhatsApp.

Logo aplikasi WhatsApp.
VIVA – 
Pesan instan WhatsApp dikabarkan sedang mengerjakan fitur picture-in-picture (PiP) untuk perangkat Android. Dengan menggunakan fitur ini pengguna WhatsApp bisa memutar video dari Instagram dan YouTube di dalam aplikasi tersebut.
Artinya, pengguna tidak perlu lagi membuka Instagram ataupun YouTube untuk melihat video yang dikirim melalui nomor kontak WhatsApp.
Laporan ini mengklaim bahwa fitur tersebut saat ini tidak tersedia karena "alasan pengembangan", dan bahwa hal itu perlu menerima beberapa perbaikan sebelum secara resmi tersedia bagi pengguna Android.
Ketika fitur PiP tersedia di WhatsApp untuk Android maka pengguna akan dapat melihat ikon Putar Berwarna Putih di tautan video YouTube atau Instagram yang dibagikan di aplikasi tersebut.
Dan pengguna harus meng-klik tap ikon dan video akan muncul di kotak kecil di dalam aplikasi. Kotak kecil ini dapat diperluas atau ditempatkan di mana saja dalam aplikasi itu sendiri. Sementara itu, pengguna tetap bisa menulis pesan dengan teman kontaknya.

Rabu, 01 Agustus 2018

Ilmuwan Buat Aplikasi Penyaring Pesan Hoax di WhatsApp

  • Ilmuwan Buat Aplikasi Penyaring Pesan Hoax di WhatsApp

  • Logo aplikasi WhatsApp.
Photo :
  • REUTERS/Dado Ruvic
Logo aplikasi WhatsApp.
VIVA –  
Ilmuwan bekerja keras membuat aplikasi yang bisa mencari dan menentukan apakah pesan yang beredar hoax atau bukan di WhatsApp.
ponnurangam kumaraguru, seorang guru besar ilmu komputer di institut Teknologi informasi indraprastha, New Delhi, india memimpin tim yang mengembangkan aplikasi untuk paltform .
Aplikasi ini akan menjadi alat yang berguna saat ini dimna sejumlah insiden mematikan yang terjadi akibat hoax yang dikirim selalu pesan berantai di Whatsaap.
Ia lalu memberi tahu cara kerja aplikasi tersebut. Apabila menerima pesan berantai, maka akan ada kode warna yang akan menunjukkan keaslian pesan.
Warna hijau menunjukkan kalau itu pesan yang sah, warna kuning menunjukkan bahwa sistem tidak dapat memecahkan kode, sementara merah menunjukkan kalau pesan yang diterima pengguna benar-benar palsu atau hoax.
Bukan kode warna, kami akan mempelajari faktor-faktor umum dalam pesan tersebut agar bisa 'dibaca' oleh aplikasi. Seperti gambar, URL atau pun beberapa kata," ungkapnya.
Kumaraguru menegaskan aplikasi buatannya akan siap beroperasi dalam beberapa bulan ke depan.